Kali ini li bakal nge-post tentang “Golongan
Darah O”. Kenapa ??? Karena li bergolongan darah O. Jadi, li pengen ngasih tahu
ke kalian semua tentang golongan darah
O.
SELAMAT MENIKMATI BACAAN
INI !!! ^_^
FAKTA
Individu dengan golongan darah O memiliki sel
darah tanpa antigen, tapi memproduksi antibodi terhadap antigen A dan B.
Sehingga, orang dengan golongan darah O-negatif dapat mendonorkan darahnya
kepada orang dengan golongan darah ABO apapun dan disebut donor universal.
Namun, orang dengan golongan darah O-negatif hanya dapat menerima darah dari
sesama O-negatif.
Secara umum, golongan darah O adalah yang paling
umum dijumpai di dunia.
SIFAT Golongan darah O
1.
Orang yang bergolongan darah O, mereka ini biasanya berperan dalam
menciptakan gairah untuk suatu grup. Dan berperan dalam menciptakan suatu
keharmonisan diantara para anggota grup tersebut.
2.
Figur mereka terlihat sebagai orang yang menerima dan melaksakan
sesuatu dengan tenang. Mereka pandai menutupi sesuatu sehingga mereka kelihatan
selalu riang, damai dan tidak punya masalah sama sekali. Tapi kalau tidak
tahan, mereka pasti akan mencari tempat atau orang untuk curhat (tempat
mengadu).
3.
Mereka biasanya pemurah (baik hati), senang berbuat kebajikan.
Mereka dermawan dan tidak segan-segan mengeluarkan uang untuk orang lain.
4.
Mereka biasanya di cintai oleh semua orang, "loved by
all". Tapi mereka sebenarnya keras kepala juga, dan secara rahasia
mempunyai pendapatnya sendiri tentang berbagai hal.
5.
Dilain pihak, mereka sangat fleksibel dan sangat mudah menerima
hal-hal yang baru.
6.
Mereka cenderung mudah di pengaruhi oleh orang lain dan oleh apa
yang mereka lihat dari TV.
7.
Mereka terlihat berkepala dingin dan terpercaya tapi mereka sering
tergelincir dan membuat kesalahan yang besar karena kurang berhati-hati. Tapi
hal itu yang menyebabkan orang yang bergolongan darah O ini di cintai.
Karakter Orang Bergolongan Darah O
Orang-orang dengan golongan darah O adalah
mereka yang tidak banyak ambil pusing, penuh semangat dan memiliki jiwa sosial
yang tinggi. Mereka adalah orang yang paling fleksibel di antara semua golongan
darah yang ada. Mereka akan dengan cepat memulai sebuah proyek namun mengalami
masalah ketika melanjutkannya dan tidak jarang banyak juga yang dengan mudah
menyerah di tengah jalan. Mereka terkadang bertingkah dan tidak terlalu dapat
dijadikan sandaran. Mereka selalu mengatakan apa yang ada di pikiran mereka
secara langsung. Mereka selalu jujur. Mereka menghargai pendapat orang lain dan
suka menjadi pusat perhatian. Selain itu, orang-orang bergolongan darah O ini
memiliki rasa percaya diri yang sungguh kuat. Di Jepang, golongan darah ini
merupakan golongan darah rata-rata orang disana.
Gaya Komunikasi dengan Orang Bergolongan Darah O
Ketika berhadapan dengan orang bergolongan
darah O yang penuh semangat dan percaya diri, terus terang, optimistis,
terkadang egois dan kreatif, hal-hal berikut dapat dijadikan pedoman:
1. Berbicaralah
dengan semangat dan penuh vitalitas. Karena mereka kurang menyukai orang-orang
yang terkesan lemah, letih, lesu, lemas, letoy, dan loyo yang dianggap tidak
dapat mengikuti ritme mereka yang penuh dengan energi.
2. Jangan
gunakan kata-kata negatif dan pesimis karena kelompok kata itu tidak terdapat
dalam kamus mereka yang penuh dengan semangat positif dan optimis.
3. Ketika
mengikat sebuah kontrak, pastikan dengan tegas bahwa mereka komit dengan apa
yang telah disepakati dan dapat bertanggung jawab atas penyelesaiannya.
4. Berkatalah
dengan jujur karena mereka juga demikian adanya. Sekali kebohongan terdeteksi,
mereka tidak akan percaya lagi pada lain kesempatan.
5. Tunjukkan
bahasa tubuh yang penuh keceriaan dan semangat.
Orang dengan golongan darah O paling suka
berkomunikasi dengan mereka yang penuh semangat. Orang-orang yang tidak
memiliki semangat hidup yang baik sulit menjadi teman dekat orang golongan ini.
Karena mereka selalu semangat sejalan dengan vitalitas yang mereka miliki.
Mereka akan dapat berkomunikasi berjam-jam dengan orang yang cocok dan dapat
mengikuti ritme bicara mereka yang sangat optimistis dan motivatif.
PENYAKIT ORANG BERGOLONGANGAN DARAH O
Berikut ini Penyakit yang sering dijumpai pada
Orang bergolongan Darah O:
1. Kencing
manis,
2. Gangguan
usus dan pencernaan,
3. Peredaran
darah kurang baik,
4. Sakit pinggang
dan tulang belakang,
5. Kegemukan,
6. Kadar
kolesterol tinggi,
7. Tekanan
darah tinggi,
8. Kadar asam
urat tinggi,
9. Penyakit
kanker,
10.
Gout,
11.
Serangan jantung,
12.
Penyumbatan arteri.
RANGKUMAN MAKANAN: Pemilik
golongan darah O patut beruntung, terutama bagi mereka yang menyukai
daging-dagingan. Mereka boleh makan daging sebanyak-banyaknya, kecuali daging
olahan. Namun golongan darah ini juga harus mengimbanginya dengan memakan
sayur-sayuran yang banyak juga. Boleh juga menyantap
minyak jenis nabati, minyak zaitun dan buah segar. Yang harus dihindari ataupun dibatasi ialah : kol, brokoli, kembang kol, sawi, pokcoi, taoge, terong, jamur dan kentang.
minyak jenis nabati, minyak zaitun dan buah segar. Yang harus dihindari ataupun dibatasi ialah : kol, brokoli, kembang kol, sawi, pokcoi, taoge, terong, jamur dan kentang.
Ciri khas orang bergolongan darah O
1. Sistem
kekebalan tubuh sangat kuat.
2. Stres dapat
direspon denga aktivitas fisik.
3. Mudah
beradaptasi dengan berbagai makanan pada lingkungan yang ditempati.
4. Tidak cocok
melakukan diet.
5. Dianjurkan
untuk mengkonsumsi makanan tinggi protein dan rendah karbohidrat seperti: daging,
buah, ikan, dan sayur.
Diet golongan darah O
Golongan darah O diyakini oleh D’Adamo
sebagai kelompok hunter (pemburu), golongan darah yang pertama kali muncul pada
manusia. Diet golongan darah o merekomendasikan bahwa golongan darah O adalah
diet dengan protein tinggi. D’Adamo mendasarkan ini pada keyakinan bahwa
golongan darah O adalah tipe darah yang pertama ada di muka bumi, berasal
30.000 tahun yang lalu.
Pemilik golongan darah ini biasanya cenderung
berprestasi tinggi, seorang yang aktif dan terorganisir.
Olahraga yang cocok untuk diet golongan darah
O adalah latihan kardio: jogging, bersepeda, berenang, atau jalan cepat.
Latihan di pagi hari lebih baik daripada malam hari.
Menu diet golongan darah O
Profile diet: Rendah karbohidrat
dan tinggi protein.
1. Sangat
Bermanfaat (makanan yang mempunyai efek sebagai obat untuk diet golongan darah
O): jahe, kailan, kunyit, Daging (sapi, kerbau, rusa, domba, anak sapi),
Brokoli, ubi, waluh, selada, lobak china, bluberi, rumput laut, ganggang laut,
ceri, jambu biji, kacang merah, bumbu kari, kacang polong, semua jenis bawang.
2. Netral
(makanan yang tidak bereaksi apapun untuk diet golongan darah O): Ikan mas,
belut, lobster, ikan tuna, bubur gandum, beras, kue beras, roti beras, tepung
gandum, ikan sardine, udang, telur (ayam, bebek), mentega, kacang (hitam,
merah, buncis, kedelai), tempe, tahu, susu kedelai, terung, tomat, labu, Daging
(ayam, bebek, kambing, angsa, kalkun, kelinci)
3. Hindari
(makanan yang beraksi negatif untuk diet golongan darah O):
Daging babi, kacang tanah, kacang mede, kuaci, laichi, kentang, mentimun, kembang kol, kerang, kodok, gurita, telur (angsa, puyuh), es krim, keju, susu sapi, yoghurt(semua jenis), minyak kelapa, penyu, minyak jagung, jagung, jamur, blewah, jeruk mandarin, pisang raja, pare, anggur putih, kecap, kopi, minuman keras,cumi-cumi, sotong, bunga brokoli.
Daging babi, kacang tanah, kacang mede, kuaci, laichi, kentang, mentimun, kembang kol, kerang, kodok, gurita, telur (angsa, puyuh), es krim, keju, susu sapi, yoghurt(semua jenis), minyak kelapa, penyu, minyak jagung, jagung, jamur, blewah, jeruk mandarin, pisang raja, pare, anggur putih, kecap, kopi, minuman keras,cumi-cumi, sotong, bunga brokoli.
Golongan darah
seseorang ternyata ikut berpengaruh pada risiko terkena stroke. Orang-orang
yang bergolongan darah AB dan wanita bergolongan darah B lebih rentan terkena
stroke dibandingkan dengan orang berdarah O.
Walau tidak
bisa dibuktikan hubungan langsung, namun menurut penelitian golongan darah A,
B, dan AB lebih rentan mengalami penyumbatan darah di bagian kaki. Sedangkan
tipe darah O lebih mudah mengalami perdarahan sehingga tidak mudah menderita penyumbatan
darah, penyebab utama stroke.
"Ada
bukti-bukti bahwa golongan darah berpengaruh pada penyakit kronik. Memang belum
dibuktikan dengan jelas tetapi ini menambah faktor lain yang perlu diwaspadai
sehingga kita wajib menjaga kadar kolesterol dan tekanan darah tetap
normal," kata Dr.JoAnn Manson, dari Harvard's Brigham and Women's
Hospital.
Penelitian
mengenai kaitan golongan darah dan risiko stroke ini dilakukan oleh Dr.Lu Qi
dan hasilnya dipresentasikan dalam pertemuan American Heart Association. Penelitian
tersebut melibatkan 90.000 pria dan wanita dalam dua observasi kesehatan yang
berlangsung lebih dari 20 tahun.
Selama kurun
waktu penelitian terjadi 2.901 kasus stroke. Setelah mempertimbangkan faktor
risiko lain seperti tekanan darah tinggi, para peneliti menemukan pria dan
wanita bergolongan darah AB memiliki risiko stroke 26 persen lebih tinggi
dibanding orang bertipe darah O. Sementara itu wanita dengan golongan darah B
risikonya 15 persen lebih tinggi dibanding orang bergolongan darah O.
Perbedaan tipe
golongan darah tergantung pada protein di permukaan sel darah merah. Pola
respon sistem imun tubuh sejak dimulainya kehidupan di kandungan bergantung
pada protein tersebut.
Menurut Manson
ada beberapa golongan darah yang sel darah merahnya lebih mudah bergumpal dan
menempel di pembuluh darah sehingga mempercepat proses penyumbatan.
Kendati begitu
risiko tersebut bisa dikurangi. "Pada dasarnya belum diketahui apakah
risiko penyumbatan itu dipengaruhi oleh golongan darah atau faktor gen,"
kata Dr.Larry Goldstein, direktur pusat stroke dari Duke University.
Faktor risiko
golongan darah memang tidak bisa kita ubah, tetapi menurut Goldstein ada banyak
faktor risiko lain yang bisa diubah untuk menghindari risiko stroke. Misalnya
saja berhenti merokok, berolahraga lebih sering, atau mengurangi konsumsi lemak
jahat.
Golongan darah
O sendiri termasuk golongan darah yang paling banyak dimiliki. Sekitar 45
persen orang Kaukasia, 51 persen orang kulit hitam, 57 persen orang Hispanik,
dan 40 persen orang Asia memiliki golongan darah ini. Karena itu golongan darah
O disebut sebagai donor universal karena darah mereka bisa ditransfusi ke orang
bergolongan darah lain.
Golongan darah
AB paling jarang, hanya dimiliki oleh sekitar 4 persen orang Kaukasia dan kulit
hitam, 2 persen oleh orang Hispanik, dan 7 persen orang Asia. Selanjutnya
golongan darah B dimiliki oleh 11 persen orang Kaukasia, 19 persen orang kulit
hitam, 10 persen Hispanik, dan 25 persen orang Asia.
Terakhir,
golongan darah A dimiliki 40 persen orang Kaukasia, 26 persen pada orang kulit
hitam, 31 persen orang hispanik, dan 28 persen orang Asia.
Karakter
yang dimiliki orang bergolongan darah O
1.
Dengan kepribadiannya, dia memiliki ekspresi diri yang
berlebihan.
2.
Kalau dia sudah menentukan sebuah sasaran, dia akan
bergerak maju ke arahnya.
3.
Orientasi yang kuat terhadap otoritas.
4.
Orangnya terbuka dan ceria, memiliki cara berfikir
logis yang sangat jelas, sedikit straight to the point.
5.
Memiliki dua sisi, yaitu berpikir berdasarkan relita
dan romantis.
6.
Keinginan yang kuat untuk bebas, sangat bersemangat
dalam kehidupan.
7.
Emosinya bersifat stabil, sederhana sehingga apa yang
telah terjadi tidak pernah meninggalkan efek yang lama.
8.
Menjunjung tinggi norma-norma kehidupan.
9.
Mengharapkan untuk dapat memiliki hubungan berdasarkan
kepercayaan yang kuat.
10.
Terhadap teman-teman yang baru, mereka biasanya sangat
peduli/perhatian, benar-benar baik hati.
11.
Terhadap orang yang tidak dikenal maupun orang-orang
selain teman-temannya, mereka sangat berhati-hati.
12.
Sangat suka mengajar/memberitahu orang lain, tapi
apabila mereka yang diberi tahu/diajar, mereka tidak suka.
